cabang psikologi pendidikan

Ada beberapa cabang psikologi pendidikan antara lain:

  1. Parapsikologi

Parapsikologi merupakan cabang psikologi yang mencakup studi tentang persepsi ekstra sensori (extra sensory perpection), psikokinetis, dan sebagainya. Parapsikologi adalah studi tentang kesadaran mental atau pengaruh objek-objek eksternal tanpa interaksi selayaknya sarana fisik yang dikenal. Kebanyakan studi di bidang parapsikologi berfokus pada ekstrasensori persepsi dan telepati, psikokinetis, atau keparanormalan yang berpengaruh terhadap pikiran.

  1. Psikologi Organisasi

Psikologi organisasi merupakan cabang psikologi yang juga dikenal sebagai psikologi industri atau psikologi kerja. Di bidang pendidikan, psikologi organisasi atau psikologi kerja dimaksudkan untuk memecahkan aneka masalah di lingkungan sekolah dan dalam keseluruhan sistem tugas-tugas profesional guru dan tenaga kependidikan.

  1. Psikologi Sosial

Psikologi sosial berhubungan dengan perilaku sosial di satu sisi dan upaya untuk membantu masyarakat dalam memecahkan masalah sosial mereka di sisi lain. Psikologi sosial berfokus pada bagaimana peran masyarakat dan pengaruh budaya dalam perkembangan kepribadan seseorang.

  1. Psikologi Klinis

Psikologi klinis merupakan bidang psikologi yang berkaitan dengan mental, emosi, dan perilaku normal dari orang-orang. Psikologi klinis juga bermakna aplikasi penelitian psikologi abnormal mengenai pemahaman, pengobatan, dan penilaian psikopatologi. Termasuk di dalamnya penelitian mengenai masalah kesehatan mental dan perilaku.

  1. Psikologi Perkembangan

Psikologi perkembangan adalah bidang kajian psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk perilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial, karena sebagian besar perkembangan manusia terjadi dalam konteks interaksi sosial.

  1. Psikologi Abnormal

Psikologi abnormal adalah studi tentang perilaku psikologis abnormal untuk menjelaska, memprediksi, memahami, dan mengubah pola fungsi abnormal. Studi psikologi abnormal berkaitan dengan sifat psikopatologi dan penyebabnya.

  1. Psikologi Biologi

Psikologi biologi adalah studi ilmiah tentang biologi sebagai dasar memahami perilaku dan keadaan mental manusia. Oleh karena itu, baik psikologi biologi maupun neuroscience merupakan studi sistem saraf, yang keduanya sering menggunakan teknik yang sama.

  1. Psikologi Evolusioner

Psikologi evolusioner adalah pendekatan teoritis bidang psikologi yang berguna untuk mencoba menjelaskan ciri-ciri mental seperti memori, persepsi, atau bahasa sebagai adaptasi, yaitu sebagai produk fungsional dari seleksi alam atau seksual.

  1. Neuropsikologi

Neuropsikologi adalah cabang psikologi yang bertujuan untuk memahami bagaimana struktur dan fungsi otak berkaitan dengan proses. Neuropsikologis merupakan pendekatan psikologis tertentu lagi sebuah pengolahan informasi untuk melihat pikiran secara psikologi kognitif dan ilmu kognitif.

  1. Psikologi Perbandingan

Psikologi perbandingan mengacu pada studi tentang perilaku dan kehidupan mental hewan, bukan mengutamakan manusia sebagai fokusnya. Psikologi perbandingan terkait dengan disiplin ilmu di luar psikologi yang mempelajari tingkah laku hewan, seperti etologi.

  1. Psikologi Kepribadian

Psikologi kepribadian adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri. Psikologi kepribadian merupakan studi yang berkaitan dengan pola perilaku psikologis, pikiran dan emosi, khususnya berkaitan dengan kepribadian seseorang.

  1. Psikologi Terapan

Psikologi terapan mencakup penelitian psikologis yang dirancang untuk membantu individu mengatasi masalah-masalah praktis yang dihadapinya. Psikologi terapan mencakup bidang psikologi klinis, psikologi industri dan organisasi, faktor manusia, psikologi forensik, psikologi kesehatan, psikologi sekolah, dan lain-lain.

  1. Psikologi Kognitif

Psikologi kognitif merupakan aliran psikologi yang mepelajari proses mental internal manusia seperti pemecahan masalah, memori, dan bahasa. Teori kognitif berpendapat bahwa solusi untuk masalah mengambil bentuk algoritma (aturan yang belum dipahami tetapi menjanjikan solusi), atau heuristik (aturan yang dimengerti tetapi tidak selalu mampu menjamin solusi).

  1. Psikologi Forensik

Psikologi forensik merupakan area psikologi yang berhubungan dengan penerapan metode psikologis dan prinsip-prinsipnya ke arena hukum. Tugas psikolog forensik adalah menunjukkan bahwa ada atau tidak hubungan sebab-akibat antara satu peristiwa dengan peristiwa lainnya, sehingga klien terjebak kasus hukum, baik dalam rangka penuntutan maupun penahanan.

  1. Psikologi Kesehatan

Psikologi kesehatan adalah aplikasi dari teori psikologis dan penelitian untuk kesehatan, penyakit, dan perawatan kesehatan. Psikolog kesehatan mungkin terlibat dalam kampanye kesehatan masyarakat, memeriksa dampak dari penyakit atau kebijakan kesehatan terhadap kualitas hidup atau dalam penelitian dampak psikologis kesehatan dan sosial.

  1. Psikologi Manusia

Faktor psikologi manusia adalah studi tentang bagaimana proses kognitif dan psikologis mempengaruhi interaksi manusia dengan alat-alat dan objek dalam lingkungan.

  1. Psikologi Eksperimental

Sebagian besar riset psikologi dilakukan di laboratorium di bawah kondisi yang dikendalikan. Metode penelitian ini sangat ketat dengan pendekatan ilmiah untuk menentukan dasar-dasar perilaku.

  1. Psikologi Konseling

Psikologi konseling menfokuskan perhatian pada masalah-masalah kehidupan sehari-hari, dunia akademik, sosial, emosional, pekerjaan, dan organisasi. Psikolog konseling bekerja di sekolah, universitas, dan rumah sakit.

  1. Psikologi Sekolah

Psikologi sekolah adalah bidang disiplin ilmu dalam rangka membantu anak-anak dan remaja berhasil secara akademis, sosial, dan emosional. Psikolog sekolah bekerja sama dengan pendidik (guru), orang tua, dan profesional lainnya utuk menciptakan kondisi yang aman, sehat, dan lingkungan belajar yang mendukung semua siswa, serta memperkuat hubungan antara rumah dan sekolah.

  1. Psikolgi Pendidikan

Psikologi pendidikan berkaitan dengan proses dan praktik pendidikan. Psikologi pendidikan berfokus pada bagaimana individu belajar melalui pengaturan pendidikan yang efektif dan efesien, dengan dipandu kaidah-kaidah psikologis tertentu. Dengan demikian psikologi pendidikan terkait dengan metodologi dan proses mengajar. Hal ini membantu siswa dalam mencapai manfaat sambil memberikan layanan dan bimbingan yang diperlakukan kepada siswa, termasuk yang mengalami cacat fisik.

(Dikutip dari: Prof. Dr. Sudarwan Danim dan Dr. H. Khairil, 2011. Psiologi Pendidikan (Dalam Perspektif Baru). Bandung: CV. Alfabeta, hal. 45-53)