umar bin khattab

Umar bin Khattab, sebuah nama yang tidak dapat dilupakan dalam sejarah Islam. Belaiau adalah Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qurt bin Razah bin Adiy bin Ka’b bin Luayy al-Quraisy. Ibunya bernama Hantamah binti Hasyim bin al-Mughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum. Umar bin Khattab lahir pada tahun 584 Masehi yang bertepatan dengan tahun 40 Sebelum Hijrah.

Semasa kanak-kanak Umar dibesarkan layaknya anak-anak Qurasisy pada umumnya. Namun, yang membedaknnya dengan anak-anak lain adalah pernah belajar baca-tulis, hal yang sangat jarang sekali terjadi pada anak-anak zaman jahiliyah. Berarti ia adalah orang yang memiliki kelebihan dan setingkat lebih tinggi dari teman-teman sebayanya.

Ayahnya (Khattab) adalah orang yang cerdas, sangat dihormati di kalangan masyarakatnya. Ia (Khattab) memiliki banyak istri dengan tujuan mendapat anak yang banyak, karena orang Arab pada umumnya sangat bangga dengan banyaknya anak apalagi anaknya laki-laki. Khattab terkenal pemberani, namun berperangai kasar dan keras. Dengan tangkas dan tabah ia menggerakkan Banu Adiy dalam suatu pertempuran perang Fijjar yang dipimpin oleh Zaid bin Amr bin Nufail.

Sesudah masa mudanya mencapai kematangan, Umar terdorong untuk menikah dengan gadis-gadis yang dipilihnya. Dalam hidupnya Umar pernah menikahi sembilan perempuan yang kemudian memberikan keturunan dua belas anak, delapan laki-laki dan empat perempuan. Umar menikah dengan empat perempuan ketika di Mekah dan lima perempuan setelah hijrah ke Madinah.

  1. Dari Zainab binti Maz’un lahir Abdurrahman dan Hafsah.
  2. Ummu Kulsum binti Ali bin Abi Thalib lahir Zaid (senior) dan Ruqayyah.
  3. Dari Ummu Kulsum binti Jarul bin Malik lahir Zaid yang lebih muda (junior) dan Ubaidllah.
  4. Dengan Jamilah binti Sabit bin Abi Al-Aflah lahir Asim.
  5. Dari Ummu Hakam binti haris bin Hisyam binal-Mughirah melahirkan Fathimah.
  6. Dari pernikahannya dengan Atikah bintiZaid bin Amr lahir Iyad.
  7. Luhayyah, hamba sahayanya melahirkan Abdurrahman.
  8. Fukailah, hamba sahaya juga melahirkan Zaid. Itulah istri dan anak-anak dari Umar bin Khattab. Orang Arab akan bangga dengan banyaknya istri dan anak-anaknya, maka Umar bin Khattab mewarisi kegemaran ayahnya yang menikah dengan banyak wanita dan melahirkan banyak anak.