الحمد لله الملكِ القادرِ الحليمِ السّاتِرِ. الذي ليس لابتدائهِ اَوَّلٌ ولا لِانْتِهَائِهِ اَخِرٌ. اشهد ان لا اله الاالله وحده لاشريك له ولا نعبد الا اياه مخلصين له الدين ولو كرها الكافرون. واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله سيد الاولون والاخرون. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا ومولانا محمد وعلى اله واصحابه اجمعين. اما بعد. فيا عباد الله اوصيكم واياي بتقوى الله فقد فاز المتقون. قال الله تعالى: ……. صدق الله العظيم…

Hari demi hari terlewati mengiringi waktu dan zaman yang setiap saat selalu berubah-ubah kondisinya. Jengkal demi jengkal peristiwa terlalui dengan berbagai cara penyelesaiannya. Masalah demi masalah datang menghampiri setiap manusia, diiringi dengan berbagai solusinya. Dan keadaan demi keadaan datang menemui setiap manusia tanpa ia rencanakan sebelumnya. Sungguh, semua keadaan tersebut adalah murni dalam RAHASIA Allah SWT yang mentakdirkannya.

Setiap peristiwa yang akan terjadi keesokan harinya menjadi misteri dan rahasia yang tersimpan dari Allah SWT, sekaligus menjadi sebuah takdir yang ditentukan bagi setiap makhluk-Nya. Setiap orang pasti tidak dapat menjamin apa yang akan terjadi nanti sore, apa yang akan berlaku besok pagi, apa yang akan dijumpai minggu depan, dan seterusnya dan seterusnya. Sungguh, ini merupakan kekuasaan Allah yang terselubung dibalik peran setiap makhluk yang menjalani takdirnya masing-masing.

Oleh karena kita tidak mengetahui sesuatu yang akan terjadi pada diri kita masing-masing, maka rasulullah SAW mengajarkan kepada kita semua untuk selalu mengingat Allah SWT sebagaimana beliau ajarkan beberapa kalimat kepada Abdullah bin Abbas R.A. dalam sabdanya yang berbunyi:

يَا غُلَامُ! إِنِّي أُعَلِّمُكَ كَلِمَاتٍ: إِحْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، إِحْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ، إِذَا سَأَلْتَ فَاسْئَلِ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ. وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوِاجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوْكَ بِشَيْئٍ، لَمْ يَنْفَعُوْكَ إِلَّا بِشَيْئٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ. وَإِنِ اجْتَمَعُوْا عَلَى أَنْ يَضُرُّوْكَ بِشَيْئٍ لَمْ يَضُرُّوْكَ إِلُّا بِشَيْئٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ. رَفِعَتِ الْأَقْلَامِ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ. رواه الترمذي

Wahai anak muda! Aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat: jagalah Allah, niscaya ia akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya kamu akan mendapatkannya di hadapanmu. Jika kamu meminta, maka mintalah kepada Allah, dan jika kamu memohon pertolongan, maka mohonlah kepada Allah. Ketahuilah jika seluruh umat manusia berkumpul untuk memberikanmu suatu keuntungan, maka hal itu tidak akan kamu peroleh, kecuali apa yang Allah tetapkan untuk dirimu. Dan sekiranya mereka (umat manusia) itu berkumpul untuk membahayakanmu, niscaya hal itu tidak akan membahayakanmu, kecuali apa yang telah Allah takdirkan untukmu. Segenap pena diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.” (HR. Tirmidzi)

Dari hadits di atas jelaslah bahwa segala sesuatu yang terjadi pada diri masing-masing makhluk adalah murni ketentuan Allah SWT. Namun, bukan berarti kita terbebas dari ikhtiar dan usaha. Karenanya perlu kita pahami bahwa di awal hadits tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk berikhtiar yaitu dengan mengingat Allah, menjaga hati kita untuk terus mengingat Allah, menjadikan hati kita selalu ditemani oleh Allah SWT, niscaya Allah akan selalu bersama kita.

Dalam hadits yang lain dijelaskan, Rasulullah SAW bersabda:

إِحْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ أَمَامَكَ، تَعَرَّفْ إِلَى اللَّهِ فِى الرَّخَاءِ، يَعْرِفْكَ فِى الشِّدَّةِ، وَاعْلَمْ أَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَكَ، وَمَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِأَكَ. وَاعْلَمْ أَنَّ النَّصْرَ مَعَ الصَّبْرِ، وَأَنَّ الْفَرَجَ مَعَ الْكَرْبِ، وَأَنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا.

Hendaklah kamu selalu mengingat Allah, pasti kamu akan mendapati-Nya di hadapanmu. Hendaklah kamu mengingat Allah di waktu lapang, niscaya Allah akan mengingatmu di waktu sempit. Ketahuilah bahwa apa yang semestinya tidak menimpamu, tidak sekali-kali akan menimpamu, dan apa yang semestinya menimpamu, sekali-kali tidak akan terhindar darimu. Ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu bersama kesabaran, seseungguhnya kesenangan itu bersama kepayahan, dan sesungguhnya kesulitan itu bersama kemudahan.”

Oleh karena itu, jika kita selalu menjadikan Allah mengisi hati kita, mengingatnya dalam setiap saat, niscaya Allah akan selalu bersama kita. Dan yakinlah setiap apa yang terjadi pada masing-masing kita adalah takdir Allah SWT yang sedang kita jalani sesuai dengan perjanjian kita dengan Allah dahulu sebelum kita lahir. Namun demikian, tentunya kita bertawakkal (menyerahkan segalanya) setelah kita berikhtiar, berikhtiar, dan berikhtiar yang disertai dengan do’a.

Demikian khutbah singkat kali ini, mudah-mudahan Allah SWT selalu membimbing kita untuk selalu mengingat-Nya dan menuntun kita untuk selalu berada dalam ridha-Nya. Amin Allahumma Amin.

….بارك الله لي ولكم في القران العظيم

الحمد لله الذي لَامَانِعَ لِمَا اَعْطَاهُ، وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَاهُ، اَلْمُعِزُّ مَنْ اَطَاعَهُ وَالتَّقَاهُ، اَلْمُذِلُّ مَنْ خَالَفَ اَمْرَهُ وَعَصَاهُ. اشهد ان لا اله الاالله وحده لاشريك له وَلَا مَعْبُوْدَ بِحَقٍّ سِوَاهُ شَهَادَةً تُبَلِّغُ شَاهِدَهَا الْحُسْنَى وَالزِّيَادَةَ يَوْمَ لِقَاهُ. واشهد ان سيدنا محمدا عبده ورسوله وخيرته من انبيائه واصفياه. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا ومولانا محمد وعلى اله واصحابه ومن اصطفاه. اما بعد. فيا عباد الله اوصيكم واياي بتقوى الله فقد فاز المتقون. قال الله تعالى: ان الله وملئكته يصلون على النبي ياايها الذين امنوا صلوا عليه وسلموا تسليما. اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال  سيدنا محمد كما صليت على سيدنا ابراهيم وعلى ال سيدنا ابراهيم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال  سيدنا محمد. كما باركت على سيدنا ابراهيم وعلى ال سيدنا ابراهيم فى العالمين انك حميد مجيد. اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات ………عباد الله. ان الله يأمر بالعدل والاحسان…..