Percaya atau tidak percaya bahwa pahala perbuatan baik itu pasti akan sampai kepada orang yang sudah meninggal dunia (wafat). Buktinya adalah Rasulullah mengajarkan kepada umatnya untuk shalat janazah. Di dalam shalat janazah pada takbir ke empat disampaikan do’a kepada si mayit: “Allahummagfir lahu, warhamhu…dan seterusnya. Artinya “Ya Allah ampunilah dia, sayangi dia…”  membuktikan bahwa do’a orang yang masih hidup itu sampai kepada orang yang sudah meninggal dunia. Berikut sebuah kisah sampainya pahala dari sebuah perbuatan baik kepada orang yang meninggal dunia.

Dahulu ada seorang penjahat kelas kakap (KALIBER). Semua perbuatan jahat dilakukannya. Setiap malam pergi merampok, paginya judi, main perempuan, miras, dan seterusnya.

Kebetulan ia baru nikah 6 bulan (istrinya dalam kondisi hamil muda). Suatu malam ketika ia mau berangkat merampok ia berpesan kepada istrinya, “jika anak ini lahir, laki atau perempuan, ketika umurnya sudah mencapai umur 6 tahun serahkan ia mengaji (belajar agama) pada kyai (guru ngaji zaman dulu).

Alkisah, berangkatlah ia merampok, namun nasib sial datang juga padanya, ia mati dibunuh…naas beneeeeer…kasiaaaaaaan…nasib badaaaaaan…

singkat cerita, anaknya pun lahir, hari demi hari berlalu, usianya bertambah dan semakin bertambah, sehingga mencapai usia 6 tahun. Ibunya sadar akan wasiat suaminya, yaitu menyerahkan anaknya mengaji pada sang kyai.

Ibunya pun bergegas menuju ke rumah sang kiyai dengan langkah pasti dan penuh harap. Sesampainya di rumah kiyai, ia langsung menyerahkan anaknya. Pak kyai, Sesuai wasiat ayahnta aku serahkan anakku untuk belajar mengaji al-qur’an dan ilmu agama kepada anda. Akhirnya kyai pun mengiayakannya dan mulai proses pembelajaran.

Bismillahirrahmanirrahim, anak tersebut pun mengikuti sang kyai, Bismillahirrahmanirrahim…ketika anaknya mulai membaca bismillah, almarhum ayahnya yang semula disiksa, dibantai habis-habisan, digada, dipanggang , dibakar, dan seterusnya, sejak ia mati 6 tahun yang lalu, mendengar anak si ayah ini membaca bismillah dan mengaji, malaikat berhenti menyiksanya.

Oleh karenanya saudaraku, milikilah anak yang soleh, serahkan ia belajar mengaji, belajar al-Qur’an, belajar agama, dan seterusnya pada guru yang anda percayakan. semoga Allah mengampuni dosa kita oleh sebab kita memiliki anak soleh. Amin Allahumma amin.wassalamualaikum, semoga berkah.