Suatu hari Rasulullah bersama para sahabatnya sedang mengaji di Masjid. Datanglah seorang pemuda dengan nafas terengah-engah, keringat bercucuran, berkata: “Ya Rasulullah, tolong saya, ayah saya berubah menjadi babi (penj.:babi hutan yang lebat bulunya) sesaat setelah ia wafat. Rasulullah kaget, dan memerintahkan Abu Bakar mendatangi rumah pemuda tersebut.

Sesampainya di rumah pemuda tersebut, betul ayah pemuda tersebut berubah menjadi babi, dan masyarakat di sekitar rumahnya tidak mau memandikan jenzahnya, apalagi menyalatkannya. Abu Bakar mendo’akannya, memintakan ampun kepada Allah, namun usahanya sia-sia, ia masih tetap menjadi babi.

Pemuda tersebut mendatangi Rasulullah untuk kedua kalinya, maka diutuslah sahabat yang lain, namun usaha sahabat yang kedua pun sia-sia.

Akhirnya ketiga kalinya pemuda itu mendatangi Rasulullah dan beliau pun menghadirinya. Rasulullah bertanya kepada pemuda tersebut: “Apa yang sudah diperbuat ayahmu ketika masih hidup?. Pemuda tersebut berkata: “selama hidupnya ayah saya tidak pernah melakukan shalat, dan mungkin ini adalah azab Allah baginya. Kemudian Rasulullah mendo’akannya, dan berubahlah ayah pemuda tersebut menjadi manusia kembali. Selanjutnya Rasulullah bersabda: “Wahai sahabatku, lihatlah, saksikanlah, bahwa setiap kalian yang tidak mau shalat dan enggan melakukan shalat, akan mengalami hal yang sama dengan orang ini. Inilah bukti bahwa azab Allah memang betul adanya, maka shalatlah, shalatlah, shalatlah, jika tidak ingin mengalami hal yang sama.