Kematian jenderal Wong merupakan pintu kebebasan bagi Yim Wing Chun untuk hidup normal seperti wanita pada umumnya tanpa ada paksaan atau tekanan dari pihak manapun. Yim Wing Chun ingin hidup dalam kesederhanaan tetapi penuh dengan kebahagiaan dibanding dengan hidup penuh kemewahan namun penuh dengan tekanan dan paksaan. Selanjutnya Yim Wing Chun menjalin hubungan asmaranya dengan lelaki impiannya yang sederhana, dapat melindungi, romantis, dan tidak sombong. Ia kemudian terpikat dengan seorang laki-laki yang menarik hatinya bernama Leung Bok Chau dan menikah dengannya.

Leung Bok Chau sendiri seorang ahli bela diri kung fu Shaolin yang sering disebut dengan kung fu tradisional yang tekun berlatih di waktu senggangnya. Terkadang Leung Bok Chau memperlihatkan teknik kung fu Shaolin kepada istrinya seolah menantangnya berduel. Awalnya ia tidak mengetahui bahwa istrinya seorang ahli bela diri sehingga meremehkannya dan mencoba berlatih dengannya pada beberapa waktu. Namun, ketika tiga dari sepuluh kali latihan ternyata Yim Wing Chun memenangkan pertandingan itu. Setelah itu Leung Bok Chau sering berdiskusi dengan istrinya tentang bela diri dan mengakui kehebatan Yim Wing Chun yang mengungguli kung funya.