keturunan nabi muhammad s.a.w

Nabi Muhammad SAW adalah seorang Rasul Allah yang terlahir dari keluarga terhormat yaitu dari suku Quraisy. Beliau bersambung keturunannya kepada Nabi Ismail bin Ibrahim ‘alaihimassalam. Bersambung juga keturunannya kepada Nabi Nuh ‘alaihissalam. Selanjutnya kepada Nabi Syits ‘alaihissalam (bukan seorang rasul tapi seorang Nabi) putra Nabi Adam ‘alaihissalam. Nabi Muhammad SAW adalah keturunan Nabi Adam ‘alaihissalam yang ke-50 (lima puluh).

Berikut ini silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW yang lengkap dari Nabi Adam ‘alaihissalam sampai kepada Nabi Muhammad SAW:

  1. Adam ‘alaihissalam.
  2. Syits ‘alaihissalam, bin
  3. Yanish, bin
  4. Qinan, bin
  5. Mahlil, bin
  6. Yarda, bin
  7. Akhnukh (Idris ‘alaihissalam), bin
  8. Mutusyaikh, bin
  9. Lamik, bin
  10. Nuh ‘alaihissalam, bin
  11. Sam, bin
  12. Arfakhsyad, bin
  13. Syalikh, bin
  14. Aybir, bin
  15. Falikh, bin
  16. Ra’u, bin
  17. Saru’, bin
  18. Nahur, bin
  19. Tarih (Azar), bin
  20. Ibrahim ‘alaihissalam, bin
  21. Ismail ‘alaihissalam, bin
  22. Nabit, bin
  23. Yasyjub, bin
  24. Ya’rub, bin
  25. Tayrah, bin
  26. Nahur, bin
  27. Al-Muqawwam, bin
  28. Udad, bin
  29. Adnan, bin
  30. Ma’ad, bin
  31. Nizar, bin
  32. Mudhar, bin
  33. Ilyas, bin
  34. Mudrikah, bin
  35. Khuzaima, bin
  36. Kinanah, bin
  37. An-Nadhr, bin
  38. Malik, bin
  39. Fihr (Quraisy), bin
  40. Ghalib, bin
  41. Luayy, bin
  42. Ka’ab, bin
  43. Murrah, bin
  44. Kilab, bin
  45. Qushoi, bin
  46. Abdi Manaf, bin
  47. Hasyim, bin
  48. Abdul Muthalib (Syaibah), bin
  49. Abdullah, bin
  50. Muhammad saw, bin

Nabi Muhammad SAW lahir dalam keadaan yatim, yaitu wafatnya ayah beliau (Abdullah) sekitar umur tujuh bulan dalam kandungan ibundanya (Siti Aminah). Beliau lahir pada tahun gajah, karena bertepatan dengan peristiwa penyerangan tentara bergajah yang dengan sengaja datang untuk menghancurkan Ka’bah. Tentara bergajah tersebut adalah pasukan dari raja Habasyah yang semuanya menunggang gajah yang selanjutnya dihancurkan oleh Allah dengan serangan burung Ababil, seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-fiil ayat 1-5.

Beliau nabi Muhammad SAW memiliki beberapa nama, seperti yang diceritakan Jubair bin Mut’im bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Saya adalah Muhammad, saya adalah Ahmad, saya adalah al-Mahi yang dengan sebabku Allah SAWt menghapus kekufuran, saya adalah al-Hasyir yang mengumpulkan manusia, saya adalah al-‘A’qib yang tidak adal lagi nabi setelahku”. (HR. Bukhari dan Muslim). Abu Musa Abdullah bib Qais berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Saya Muhammad, saya Ahmad, saya al-Muqaffi, saya nabi taubat dan nabi rahmat”. (HR. Muslim). Jabir bin Abdillah berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Saya Ahmad, saya Muhammad, saya al-Hasyir (yang mengumpulkan), saya al-Mahi (yang dengan sebab aku Allah menghapus kekufuran), dan pada hari kiamat nanti panji kemualiaan berada di tanganku. Aku pemimpin para rasul dan pemiliki syafaat mereka”. (HR. Bukhari dan Muslim). Sedangkan Allah SWT memberikan nama kepadanya di dalam Al-Qur’an dengan nama Basyir (pembawa kabar baik), Nadzir (pembawa berita buruk), Rauf (lemah lembut), Rahim (penyayang), dan Rahmatan lil’alamin (pembawa rahmat buat alam semesta).