penelitian kualitatif

Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui statistik atau bentuk hitungan lainnya. Penelitian dapat dipilih karena dapat memberikan rincian yang lebih kompleks tentang fenomena yang sulit diungkapkan oleh metode kuantitatif.

Untuk memperoleh hasil penelitian yang benar-benar bermanfaat, maka dalam proses penelitian kualitatif memerlukan perhatian yang serius terhadap berbagai hal yang dipandang perlu seperti kedudukan teori, metodologi penelitian, dan desain penenlitiannya.

Adapun jenis metode penelitian kualitatif muncul akibat terjadinya perubahan paradigma dalam memandang suatu realitas, fenomena, atau gejala. Dalam paradigma ini, realitas sosial dipandang sebagai sesuatu yang holistik atau utuh, kompleks, dinamis, dan penuh makna. Paradigma yang demikian itu disebut paradigma post-positivisme. Paradigma sebelumnya disebut paradigma positivisme, yang dalam memandang gejala lebih bersifat tunggal, statis, dan konkret. Paradigma post-positivisme mengembangkan metode penelitian kualitatif, sedangkan paradigma positivisme mengembangkan metode penelitian kuantitatif.

Metode penelitian kualitatif sering disebut juga dengan metode penelitian naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah atau natural setting. Metode peneitian kualitatif disebut juga metode etnografi karena pada awalnya metode ini lebih banyak digunakan untuk penelitian bidang antropologi budaya.

Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti objek yang alamiah, di mana peneliti merupakan eksperimen kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif, dan hasil penelitiannya lebih menekankan makna dari pada generalisasi.

Objek penelitian kualitatif adalah objek yang alamiah atau natural setting. Objek alamiah adalah objek yang apa adanya, tidak dimanipulasi oleh peneliti sehingga kondisi pada saat peneliti memasuki objek, setelah berada di objek, dan setelah keluar dari objek tidak berubah sama sekali.

Kriteria data dalam penelitian kualitatif adalah data yang pasti. Data yang pasti adalah data yang terjadi sebagaimana adanya, bukan data yang sekedar dilihat, terucap, tetapi data yang mengandung makna dibalik yang terlihat dan terucap.

dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data tidak dipandu oleh tori, tetapi dipandu oleh fakta-fakta yang ditemukan pada saat penelitian di lapangan. oleh karena itu data yang dilakukan bersifat induktif berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan, kemudian dapat dikonstruksikan menjadi hipotesis atau teori.

(Dikutif dari: Prof. Dr. H. Afifuddin, M.M. dan Drs. Beni Ahmad Saebani, 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia, hal. 56-59)